Pages

Minggu, 20 Maret 2011

Analisis Bisnis dan Identifikasi Tujuannya

analisis bisnis merupakan proses evaluasi prospek ekonomi dan resiko perusahaan. hal tersebut meliputi analisis atas lingkungan bisnis perusahaan, strateginya, serta posisi keuangan dan kinerjanya. analisis berguna dalam banyak keputusan bisnis seperti memilih investasi dalam efek (surat berhargaatai sekuritas) ekuitas atau efek utang, memilih perpanjangan pinjaman dengan utang jangka panjang atau utang jangka pendek, menilai perusahaan dalam penawaran saham perdana dan mengevaluasi restrukturasi yang meliputi merger, akuisisi, dan divestasi.

Jenis-jenis Analisis Bisnis
-Analisis Kredit
analisis kredit merupakan evaluasi kelayakan perusahaan untuk mendapatkan kredit. kelayakan kredit adalah kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban kreditnya. analisis kredit berfokus kepada analisislikuiditas maupun solvabilitas.

Analisis Ekuitas
analisis ekuitas menyediakan dana kepada perusahaan sebagai balasan atas resiko atau imbalan kepemilikan. analisis ekuitas bersifat asimetris, dimana harus menilai dua sisi resiko dan potensial.

Identifikasi tujuan dari Analisis Bisnis

Analisis bisnis diperlukan dalam beberapa hal lain sebagai berikut:

- manager. Untuk menjamin kesejahteraan mereka sendiri dan potensi pendapatan mereka di masa depan, manager berkempentingan atas kondisi keuangan , memuat prospektif pihak luar terhadap perusahaan. Analisis laporan keuangan memberikan petunjuk kepada manager perubahan strategis dalam kegiatan oprasional, investasi dan pendanaan perusahaan.

- Merger, akuisisi, dan investasi. Analisis bisnis dilakukan tiap kali perusahaan merestrukturasi oprasinya melalui merger, akuisisi, divestasi maupun spin-off. Investasi perlu mengidentifikasi target potensial dan menentukan nilainya

- Managemen keuangan. Manager harus mengevaluasi dampak keputusan dan keuangan dan kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan. Analisis bisnis membantu manager untuk menilai dampak keputusan keuangan terhadap profitibilitas dimasa mendatang maupun resikonya.

- Auditor eksternal. Hasil sebuah audit adalah opini atas kewajaran laporan. Saat terselsaikannya audit, analisis laporan keuangan dapat menjadi alat pengecekan akhir atas kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.

- Direktur. Sebagai pemegang saham terpilih, direktur bertanggung jawab untung melindungi kepentingan pemegang saham dengan mengawasi scara hati-hati aktivitas perusahaan . hal ini memerlukan pemahaman dan apresiasi atas aktivitas pendanaan , investasi dan oprasi. Analisis laporan keuangan membantu direktur menunaikan tugasnya.




5 komentar (+add yours?)

salman rusdi mengatakan...

bagus cuma saya masih bingung tentang analisis bisnis dalam islam

Rizki I mengatakan...

good artikel jadi tambah pengetahuan
My blog

Rizki I mengatakan...

artikel yang memuaskan

My blog

Rizki I mengatakan...

good
My blog

tenti nangcik mengatakan...

Terimakasih.. tulisannya sangat bermanfaat..
My blog

Posting Komentar